Lelang Sepatu Sutra Peninggalan Marie Antoinette

Lelang Sepatu Sutra Peninggalan Marie Antoinette – Sepatu berwarna putih milik Marie Antoinette berhasil dijual dengan harga 732 juta Rupiah. Penjualan sepatu yang dibuat dengan menggunakan kulit kambing dan kain sutra ini dilakukan di sebuah pelelangan. Lelang sepatu peninggalan ratu Perancis ini berada di Versailes. Dahulunya, Versailes merupakan tempat tinggal sang ratu Perancis dan istana kerajaan Perancis. Osenat yang merupakan penyelenggara lelang menyebutkan bahwa sepatu yang dilelang memiliki panjang 22,5 cm. Jika dibandingkan dengan ukuran Eropa, sepatu tersebut memiliki ukuran 36. Jika diperhatikan dengan baik, sepatu berwarna putih yang dilelang oleh Osenat dihiasi dengan menggunakan 4 buah pita. Hingga kini, sepatu yang dilelang masih berada dalam kondisi yang baik. Ketika proses lelang berlangsung, banyak peminat yang melakukan penawaran harga sepatu. Penawaran harga juga naik dengan sangar cepat. Mulai dari harga 8 euro berubah menjadi 10.000 euro. Pada akhir penawaran, sepatu yang sangat berharga ini dijual dengan harga 40.000 euro oleh seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya.

Leclere-mdv – Ketika resolusi Perancis terjadi, sepatu pernah berpindah tangan ke seorang teman dekat pemimpin pelayan ratu yang bernama Marie Emilie Leschevin. Sebelum dilelang, keluarga Leschevin menyimpan sepatu selama beberapa dekade. Keluarga Leschevin akhirnya memutuskan untuk melelang sepatu yang bernilai tersebut setelah 227 tahun kematian Marie Antoinette berselang. Marie Antoinette adalah istri dari Louis XVI dan merupakan adipati wanita asal Austria. Sang suami dilengserkan oleh evolusi Perancis yang terjadi pada tahun 1789. Pasangan kerajaan Perancis ini mengakhiri hidupnya dengan pemenggalan pada tahun 1793. Meskipun telah lama meninggal, nama Marie Antoinette masih dikenang oleh masyarakat Perancis. Tahun lalu, Perancis mengadakan sebuah pameran di bekas penjara Perancis. Penjara yang berlokasi di Conciergerie merupakan tempat dimana Marie Antoinette pernah ditahan sebelum dieksekusi. Selaon melihat lukisan sang ratu Perancis, pameran yang diselenggarakan di bekas penjara ini juga menampilkan film, manga dan boneka Barbie.

Sosok Marie Antoinette tidak hanya dikenal sebagai ratu Perancis saja melainkan sosok yang hidup serba glamor. Lahir di dalam keluarga bangsawan, Antoinette terbiasa hidup mewah. Ia merupakan anak perempuan bungsu dari pasangan Francis I dan Maria Theresa. Tahun 1770, Marie Antoinette menikah dengan seorang pewaris tahta Perancis yang bernama Louis Auguste. Setelah menikah, ia menjadi seorang puteri mahkota. Ia pun menjadi seorang permaisuri ketika sang suami naik tahta. Pada awalnya, Antoinette mendapatkan popularitas yang sangat tinggi. Seiring dengan berkembangnya waktu, Antoinette justru mendapatkan kebencian dari masyarakat. Masyarakat menilai bahwa Marie Antoinette hidup dengan sangat boros, menyimpan simpati kepada musuh Perancis dan merupakan orang yang kacau. Ia sering menghabiskan uang negara hanya untuk kepentingan pribadinya. Sepatu yang dilelang oleh pelelangan Perancis merupakan salah satu bukti gaya hidup mewah yang dilakukan oleh sang ratu Perancis.

Baca juga : Pelelangan Bitcoin Pemerintah Perancis Senilai Milyaran Rupiah 

Reputasi sang ratu semakin menurun sejak ia berselingkuh. Gaya hidup mewah yang dilakukannya membuat kerajaan mengalami krisis keuangan. Pemerintah kemudian memutuskan untuk menempatkan seluruh anggota keluarga menjadi tahanan rumah. Antoinette kemudian berusaha untuk melarikan diri. Hal ini pula yang membuatnya semakin mendapatkan penilaian buruk dari masyarakat. Ia dan sang suami kemudian dijatuhkan hukuman mati akibat pengkhiatan yang dilakukannya. Menjadi sosok yang memiliki kisah tak biasa, barang-barang peninggalan yang berkaitan dengan Marie Antoinette mampu menarik minat masyarakat untuk memilikinya melalui proses lelang.

Warisan Bersejarah Marie Antoinette yang Berhasil di Lelang

Warisan Bersejarah Marie Antoinette yang Berhasil di Lelang – Perancis merupakan salah satu negara di benua Eropa yang memiliki kisah sejarah menarik. Jika dipelajari dengan seksama, banyak tokoh terkenal yang kehidupannya dijadikan bahan penulisan sejarah. Marie Antoinette menjadi tokoh ternama Perancis yang kisah hidupnya banyak mendapatkan perhatian dari masyarakat dunia. Marie Antoinette adalah seorang wanita dengan latar belakang yang tak biasa. Ia merupakan putri dari kaisar Romawi Francis 1 dan Maria Theresa. Dalam kehidupannya, ia menikah dengan seorang putra mahkota yang bernama Louis Auguste. Ia kemudian berubah menjadi seorang permaisuri setelah sang suami naik tahta. Awalnya, ia memiliki popularitas yang cukup baik. Karena gaya hidupnya yang tidak biasa, warga Perancis justru merasa kecewa dan membencinya. Warga menuduh Antoinette sebagai seorang yang kacau, memiliki rasa simpati kepada musuh Perancis dan merupakan seorang pemboros.

Leclere-mdv – Selama revolusi, Marie Antoinette membuat negara mengalami krisis keuangan. Ia melakukan pengeluaran dalam jumlah yang berlimbah akibat gaya hidupnya yang mewah. Salah satu benda bernlilai yang pernah ia miliki sewaktu hidupnya adalah sebuah sepatu berbahan dasar kulit kambing dan kain sutra. Warisan sang ratu Perancis tersebut dilelang pada tanggal 15 November tahun 2020 di sebuah pelelangan. Sepatu berwarna putih ini berhasil dijual dengan harga 732 juta Rupiah. Acara lelang diadakan di Versailes, bagian barat Perancis. Tempat lelang tersebut dahulunya merupakan kawasan kerajaan Perancis. Tempat itu pula merupakan tempat dimana Marie Antoinette tinggal. Osenat sendiri merupakan pihak yang menyelenggarakan lelang sepatu. Osenat menjelaskan bahwa sepatu memiliki ukuran panjang 22,5 cm. Jika dibandingkan dengan Eropa, ukuran sepatu berwarna putih tersebut adalah 36. Meskipun memiliki nilai sejarah yang tinggi, sepatu yang dilelang masih berada dalam keadaan yang baik. Sepatu yang dilelang nampak memiliki empat buah pita pada bagian atas sepatu berhak ini.

Ketika lelang berlangsung, persaingan ketat terjadi. Banyak pihak yang melakukan penawaran harga untuk sepatu warisan Marie Antoinette ini. Menurut Osenat, penawaran harga naik terjadi dengan cepat. Harga penawarana awal dari sepatu ini adalah 8 ribu euro. Harga mengalami peningkatan dengan cepat hingga 10.000 euro. Hingga akhir penawaran, sepatu berpita ini berhasil dijual dengan harga 40.000 euro. Sayangnya pembeli tidak mengenalkan namanya dan pembelian sepatu dilakukan secara anonim. Ketika kekacauan revolusi Perancis terjadi, sepatu milik sang ratu merupakan teman terdekat dari seorang kepala pelayan ratu yang bernama Marie Emilie Leschevin. Hingga akhirnya, keluarga Leschevin menyimpannya hingga ratusan tahun. Beberapa generasi Leschevin menyimpan peninggalan Antoinette. Setelah 227 tahun kematian Marie Antoinette berlalu, keluarga Leschevin memutuskan untuk melelang sepatu yang bernilai sejarah ini.

Baca juga : Tips dan Trik Melelang Hunian Harga Miring Di Perancis 

Pameran juga dilakukan di Cinciergerie yang merupakan bekas penjara Perancis. Penjara tersebut dahulunya digunakan sebagai tempat penahanan sang ratu sebelum ia dijatuhi hukuman. Di dalam pameran tersebut, pengunjung dapat mengetahui kehidupan ratu Antoinette melalui sebuah lukisan. Tidak hanya lukisan, pameran yang diadakan di Conciergerie ini berupa film, manga dan boneka Barbie. Melalui lukisan yang terpajang, pengunjung dapat mengetahui dengan jelas akan keberadaan sepatu yang dilelang di Osenat. Sepatu bernilai sejarah ini masih berada dalam kondisi yang amat baik. Meskipun telah disimpan selama ratusan tahun, sepatu sang ratu benar-benar dalam keadaan yang prima. Dengan keadaan sepatu yang masih baik, tidak mengherankan jika sepatu peninggalan Antoinette banyak diincar oleh kolektor.