Lelang Sepatu Sutra Peninggalan Marie Antoinette

Estimated read time 3 min read

Lelang Sepatu Sutra Peninggalan Marie Antoinette – Sepatu berwarna putih milik Marie Antoinette berhasil dijual dengan harga 732 juta Rupiah. Penjualan sepatu yang dibuat dengan menggunakan kulit kambing dan kain sutra ini dilakukan di sebuah pelelangan. Lelang sepatu peninggalan ratu Perancis ini berada di Versailes. Dahulunya, Versailes merupakan tempat tinggal sang ratu Perancis dan istana kerajaan Perancis. Osenat yang merupakan penyelenggara lelang menyebutkan bahwa sepatu yang dilelang memiliki panjang 22,5 cm. Jika dibandingkan dengan ukuran Eropa, sepatu tersebut memiliki ukuran 36. Jika diperhatikan dengan baik, sepatu berwarna putih yang dilelang oleh Osenat dihiasi dengan menggunakan 4 buah pita. Hingga kini, sepatu yang dilelang masih berada dalam kondisi yang baik. Ketika proses lelang berlangsung, banyak peminat yang melakukan penawaran harga sepatu. Penawaran harga juga naik dengan sangar cepat. Mulai dari harga 8 euro berubah menjadi 10.000 euro. Pada akhir penawaran, sepatu yang sangat berharga ini dijual dengan harga 40.000 euro oleh seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya.

Leclere-mdv – Ketika resolusi Perancis terjadi, sepatu pernah berpindah tangan ke seorang teman dekat pemimpin pelayan ratu yang bernama Marie Emilie Leschevin. Sebelum dilelang, keluarga Leschevin menyimpan sepatu selama beberapa dekade. Keluarga Leschevin akhirnya memutuskan untuk melelang sepatu yang bernilai tersebut setelah 227 tahun kematian Marie Antoinette berselang. Marie Antoinette adalah istri dari Louis XVI dan merupakan adipati wanita asal Austria. Sang suami dilengserkan oleh evolusi Perancis yang terjadi pada tahun 1789. Pasangan kerajaan Perancis ini mengakhiri hidupnya dengan pemenggalan pada tahun 1793. Meskipun telah lama meninggal, nama Marie Antoinette masih dikenang oleh masyarakat Perancis. Tahun lalu, Perancis mengadakan sebuah pameran di bekas penjara Perancis. Penjara yang berlokasi di Conciergerie merupakan tempat dimana Marie Antoinette pernah ditahan sebelum dieksekusi. Selaon melihat lukisan sang ratu Perancis, pameran yang diselenggarakan di bekas penjara ini juga menampilkan film, manga dan boneka Barbie.

Sosok Marie Antoinette tidak hanya dikenal sebagai ratu Perancis saja melainkan sosok yang hidup serba glamor. Lahir di dalam keluarga bangsawan, Antoinette terbiasa hidup mewah. Ia merupakan anak perempuan bungsu dari pasangan Francis I dan Maria Theresa. Tahun 1770, Marie Antoinette menikah dengan seorang pewaris tahta Perancis yang bernama Louis Auguste. Setelah menikah, ia menjadi seorang puteri mahkota. Ia pun menjadi seorang permaisuri ketika sang suami naik tahta. Pada awalnya, Antoinette mendapatkan popularitas yang sangat tinggi. Seiring dengan berkembangnya waktu, Antoinette justru mendapatkan kebencian dari masyarakat. Masyarakat menilai bahwa Marie Antoinette hidup dengan sangat boros, menyimpan simpati kepada musuh Perancis dan merupakan orang yang kacau. Ia sering menghabiskan uang negara hanya untuk kepentingan pribadinya. Sepatu yang dilelang oleh pelelangan Perancis merupakan salah satu bukti gaya hidup mewah yang dilakukan oleh sang ratu Perancis.

Baca juga : Pelelangan Bitcoin Pemerintah Perancis Senilai Milyaran Rupiah 

Reputasi sang ratu semakin menurun sejak ia berselingkuh. Gaya hidup mewah yang dilakukannya membuat kerajaan mengalami krisis keuangan. Pemerintah kemudian memutuskan untuk menempatkan seluruh anggota keluarga menjadi tahanan rumah. Antoinette kemudian berusaha untuk melarikan diri. Hal ini pula yang membuatnya semakin mendapatkan penilaian buruk dari masyarakat. Ia dan sang suami kemudian dijatuhkan hukuman mati akibat pengkhiatan yang dilakukannya. Menjadi sosok yang memiliki kisah tak biasa, barang-barang peninggalan yang berkaitan dengan Marie Antoinette mampu menarik minat masyarakat untuk memilikinya melalui proses lelang.

You May Also Like

More From Author